Laung Tuhup — Pembangunan mushola di SMA Negeri 1 Laung Tuhup saat ini masih belum dapat diselesaikan sepenuhnya akibat keterbatasan dana. Pembangunan sarana ibadah tersebut sebelumnya telah dimulai dengan dukungan dana awal yang bersumber dari Bantuan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalimantan Tengah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pembangunan mushola baru mencapai tahap awal, yang ditandai dengan berdirinya tiang-tiang beton sebagai kerangka bangunan. Mushola ini direncanakan menjadi fasilitas penting bagi warga sekolah, khususnya untuk menunjang kegiatan keagamaan siswa, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan SMAN 1 Laung Tuhup.

Kepala SMA Negeri 1 Laung Tuhup, Amirudin, menyampaikan bahwa bantuan dana dari Kesra Provinsi Kalimantan Tengah sangat membantu sebagai modal awal pembangunan mushola. Namun demikian, dana tersebut belum mencukupi untuk menyelesaikan pembangunan secara keseluruhan, sehingga proses pengerjaan terpaksa dihentikan sementara waktu.

Lebih lanjut, Amirudin berharap adanya dukungan lanjutan, baik dari pemerintah daerah, instansi terkait, maupun partisipasi masyarakat dan alumni sekolah, agar pembangunan mushola dapat dilanjutkan hingga selesai. Menurutnya, keberadaan mushola sangat penting sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatan keimanan, dan pelaksanaan kegiatan keagamaan di sekolah.

Meski masih terkendala dana, pihak sekolah tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan mushola apabila dukungan pendanaan tambahan telah tersedia. Diharapkan, ke depan mushola SMA Negeri 1 Laung Tuhup dapat segera rampung dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga sekolah